Aplikasi Berita Social Media

Izinkan Anak di Bawah Umur, Inggris Denda TikTok Rp 236 M

Izinkan Anak di Bawah Umur, Inggris Denda TikTok Rp 236 M
Admin Tekno
Written by Admin Tekno

Harian Teknologi – TikTok, sebuah platform media sosial yang sangat populer, telah dikenakan denda senilai £12,5 juta atau sekitar Rp 236 miliar oleh pihak berwenang Inggris. Hal ini terjadi karena TikTok dituduh membiarkan anak di bawah umur menggunakan aplikasi tersebut, melanggar hukum perlindungan data anak-anak di Inggris.

Hal ini memicu banyak pertanyaan tentang apa yang bisa dilakukan orangtua dan pemerintah untuk melindungi anak-anak dari platform media sosial seperti TikTok.

Perlindungan Data Anak-Anak di Inggris

Inggris memiliki undang-undang yang ketat dalam hal perlindungan data anak-anak di internet. Undang-undang tersebut melarang pengumpulan data dari anak-anak di bawah umur tanpa izin orangtua. Hal ini dilakukan untuk melindungi anak-anak dari pengumpulan data yang tidak diinginkan oleh perusahaan teknologi.

TikTok dan Pelanggaran Hukum

Pada tahun 2019, regulator Inggris, Information Commissioner’s Office (ICO), mulai menyelidiki apakah TikTok melanggar hukum perlindungan data anak-anak. Pada saat itu, TikTok dituduh membiarkan anak di bawah umur membuat akun tanpa persetujuan orangtua mereka. Hal ini bertentangan dengan undang-undang perlindungan data anak-anak di Inggris.

Pada Maret 2021, ICO mengeluarkan keputusan bahwa TikTok secara tidak sah mengumpulkan data pribadi dari anak di bawah umur. TikTok juga dituduh gagal memberikan perlindungan yang memadai bagi anak-anak, termasuk tidak membatasi akses mereka ke konten yang tidak pantas.

BACA JUGA  Cara Tambahkan Link Produk Keranjang Kuning di Video TikTok

Denda dan Konsekuensi

Setelah menyelidiki kasus tersebut, ICO memutuskan untuk memberikan denda senilai £12,5 juta atau sekitar Rp 236 miliar kepada TikTok. Selain itu, ICO juga memberikan beberapa saran untuk TikTok, termasuk meningkatkan perlindungan data anak-anak dan membatasi akses mereka ke konten yang tidak pantas.

Denda ini merupakan salah satu denda terbesar yang pernah diberikan oleh ICO sejak undang-undang perlindungan data anak-anak diberlakukan di Inggris pada tahun 2018. Denda ini juga menjadi peringatan bagi perusahaan teknologi lainnya untuk lebih memperhatikan perlindungan data anak-anak.

Bagaimana Orangtua dan Pemerintah Dapat Melindungi Anak-anak dari TikTok?

Sebagai orangtua, ada beberapa tindakan yang dapat dilakukan untuk melindungi anak-anak dari TikTok. Pertama, pastikan anak-anak di bawah umur tidak membuat akun TikTok. Jika anak-anak ingin menggunakan platform media sosial lain, pastikan mereka menggunakan platform yang lebih aman dan terpercaya.

Selain itu, pastikan anak-anak memahami risiko penggunaan media sosial. Berikan edukasi tentang bagaimana mereka dapat menggunakan platform media sosial dengan aman dan bijak.

TikTok memiliki fitur pengaturan privasi yang memungkinkan Anda membatasi konten yang dilihat oleh anak-anak Anda. Pastikan Anda mengaktifkan fitur ini dan memilih opsi yang paling sesuai dengan kebutuhan keluarga Anda.

Di sisi lain, pemerintah juga dapat memperketat regulasi terkait perlindungan data anak-anak di media sosial. Mereka dapat mendorong perusahaan teknologi untuk meningkatkan perlindungan data anak-anak dan memperketat pengawasan terhadap akun yang dimiliki oleh anak-anak di bawah umur.

BACA JUGA  Kominfo Siapkan Regulasi Penggunaan AI

Selain itu, pemerintah juga dapat memberikan edukasi dan kampanye untuk meningkatkan kesadaran orangtua tentang risiko penggunaan media sosial oleh anak-anak.

Kesimpulan

Denda senilai £12,5 juta atau sekitar Rp 236 miliar yang dikenakan pada TikTok oleh regulator Inggris menjadi peringatan bagi perusahaan teknologi lainnya untuk lebih memperhatikan perlindungan data anak-anak.

Orangtua dan pemerintah juga dapat berperan aktif dalam melindungi anak-anak dari risiko penggunaan media sosial seperti TikTok. Dengan tindakan yang tepat, kita dapat menjaga keamanan dan privasi anak-anak dalam penggunaan teknologi.

About the author

Admin Tekno

Admin Tekno

Berbagi Artikel Seputar Teknologi dan Lainnya

Leave a Comment