Inovasi Sistem Operasi Tips & Trik

Dalam Hitungan Detik! AI Bisa Bobol Password

Dalam Hitungan Detik! AI Bisa Bobol Password
Admin Tekno
Written by Admin Tekno

Harian Teknologi – Semakin banyak orang yang memanfaatkan teknologi untuk kegiatan sehari-hari, semakin banyak pula data yang dihasilkan. Data yang dihasilkan dari berbagai platform seperti email, media sosial, dan layanan online lainnya umumnya dilindungi dengan password.

Namun, keamanan password terus dipertanyakan dengan semakin canggihnya teknologi yang dapat membobol password dengan mudah seperti Artificial Intelligence (AI).

Apa itu AI dan bagaimana bisa membobol password?

AI adalah teknologi komputer yang dapat melakukan tugas-tugas yang umumnya memerlukan kecerdasan manusia seperti pengenalan wajah, bahasa, dan masalah matematis. Dalam kasus password, AI dapat membobol password dengan cara menerapkan metode brute force atau dictionary attack.

Metode brute force melibatkan mencoba kombinasi password yang berbeda-beda sampai salah satunya berhasil. Proses ini dapat memakan waktu lama tergantung pada panjang dan kompleksitas password. Namun, dengan kecepatan dan kemampuan penyimpanan data yang semakin meningkat, AI dapat mempercepat proses ini dan membobol password dalam hitungan detik.

Metode dictionary attack menggunakan daftar kata-kata yang umumnya digunakan sebagai password. AI akan mencoba setiap kata pada daftar ini sampai salah satunya berhasil. Meskipun metode ini lebih cepat daripada brute force, keamanan password dapat ditingkatkan dengan menggunakan kombinasi kata-kata yang jarang digunakan atau bahkan tidak masuk akal.

Cara menghindari AI dalam membobol password

1. Buat password yang kompleks

Password yang kompleks akan sulit untuk dipecahkan. Gunakan kombinasi huruf besar dan kecil, angka, dan karakter khusus. Jangan gunakan kata-kata umum seperti “password” atau “123456”.

BACA JUGA  Tanpa Screenshot! Bing Bisa Langsung Unggah Hasil Pencarian
2. Ganti password secara berkala

Ganti password secara teratur dapat membantu mengurangi risiko kebocoran data dan membantu melindungi akun Anda dari serangan AI.

3. Gunakan password manager

Password manager dapat membantu Anda membuat dan menyimpan password yang aman. Beberapa password manager bahkan menawarkan fitur untuk menghasilkan password yang kompleks dan unik untuk setiap layanan yang digunakan.

4. Gunakan otentikasi dua faktor

Otentikasi dua faktor memerlukan verifikasi kedua selain password seperti kode verifikasi yang dikirimkan melalui SMS atau email. Hal ini dapat membantu melindungi akun Anda meskipun password Anda bocor.

5. Hindari mengungkapkan password

Hindari mengungkapkan password Anda kepada orang lain atau menggunakan password yang sama untuk beberapa akun. Hal ini dapat meningkatkan risiko keamanan akun Anda jika salah satu password tersebut terbocor.

6. Perbarui sistem operasi dan aplikasi

Perbarui sistem operasi dan aplikasi secara teratur untuk memastikan keamanan akun Anda dari bug dan kerentanan yang dapat dimanfaatkan oleh AI.

Kesimpulan

Dalam dunia yang semakin terhubung secara digital, keamanan password menjadi sangat penting. Ancaman AI yang dapat membobol password dengan mudah harus diwaspadai oleh pengguna internet. Namun, dengan mengikuti langkah-langkah yang disebutkan di atas, kita dapat meningkatkan keamanan password dan melindungi data pribadi kita dari serangan AI.

Selain itu, penting untuk selalu mengikuti perkembangan teknologi dan mempelajari cara-cara baru dalam meningkatkan keamanan online. Dengan begitu, kita dapat melindungi diri sendiri dan orang lain dari risiko kebocoran data dan serangan cyber yang semakin canggih.

BACA JUGA  Fitur Baru! YouTube Siapkan "Dubbing" Berbasis AI

About the author

Admin Tekno

Admin Tekno

Berbagi Artikel Seputar Teknologi dan Lainnya

Leave a Comment