Berita Tips & Trik

Ramai Akun WA Diblokir! Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ramai Akun WA Diblokir! Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Admin Tekno
Written by Admin Tekno

Harian Teknologi – WA diblokir sementara menjadi masalah yang kembali ramai diperbincangkan belakangan ini di Twitter. Penggunaan aplikasi WA GB diklaim menjadi salah satu penyebab masalah ini. Namun, sebenarnya tidak hanya pemakaian aplikasi WA GB saja yang menyebabkan WA diblokir sementara. Berikut penjelasannya.

Penyebab WA Diblokir Sementara

Penggunaan Aplikasi WA Ilegal

Penyebab WA diblokir sementara yang pertama adalah penggunaan aplikasi WhatsApp ilegal atau tidak resmi, seperti WA GB, WA Aero, WA Yo, WA Plus, FMWhatsApp, dan lainnya. Aplikasi-aplikasi tersebut pada dasarnya merupakan aplikasi modifikasi atau tiruan dari aplikasi WhatsApp asli, yang disebut juga dengan WhatsApp Mod. Aplikasi semacam ini dikembangkan oleh pihak ketiga secara ilegal dan tidak pernah mendapat dukungan atau izin dari pihak WhatsApp.

Selain itu, aplikasi WhatsApp Mod ini dapat membahayakan privasi pengguna dan melanggar ketentuan layanan WhatsApp. Oleh karena itu, pihak WhatsApp memberikan sanksi berupa pemblokiran akun sementara dengan batas waktu tertentu atau pemblokiran akun permanen.

Aktivitas Spam

Penyebab WA diblokir sementara yang kedua adalah penggunaan aplikasi WA asli yang dinilai melakukan spam, penipuan, atau aktivitas lain yang membahayakan keamanan pengguna lain. Jika terkena pemblokiran karena penyebab ini, pesan peringatan yang muncul di aplikasi WA akan berbeda dan menyatakan bahwa akun tersebut tidak diizinkan menggunakan WhatsApp karena spam.

BACA JUGA  Cara Mengetahui Ponsel Mendukung Fast Charging atau Tidak

Cara Mengatasi WA Diblokir Sementara

1. Hapus Aplikasi WhatsApp Mod

Jika WA diblokir sementara karena penggunaan aplikasi WA ilegal, segeralah hapus aplikasi WhatsApp Mod yang dipakai, seperti WA GB, WA Yo, dan sejenisnya. Setelah itu, unduh dan gunakan kembali aplikasi WhatsApp asli yang tersedia di toko aplikasi resmi. Jangan menunda-nunda untuk beralih ke WhatsApp resmi karena akun bisa berpotensi mengalami pemblokiran permanen.

Sebelum beralih, pastikan untuk mencadangkan percakapan yang ada di WhatsApp Mod terlebih dahulu. Cara pencadangan chat dapat dimulai dengan mengetuk “Opsi lainnya” > “Chat” > “Cadangan chat”. Setelah itu, buka menu pengaturan ponsel, lalu ketuk “Penyimpanan” > “File”. Temukan folder WhatsApp Mod, ketuk dan tahan hingga muncul opsi di sudut kanan atas, lalu klik “Lainnya” > “Ubah Nama”. Ubah nama folder menjadi “WhatsApp”.

Selanjutnya, unduh aplikasi WhatsApp asli di toko aplikasi resmi dan login akun di aplikasi WhatsApp resmi. Pada halaman pengaturan pencadangan di aplikasi WhatsApp resmi, ketuk “Pulihkan” > “Berikutnya”.

2. Minta Peninjauan atas Penilaian Tindakan Spam

Jika WA diblokir sementara karena penyebab kedua, yaitu dianggap melakukan spam atau tindakan lain yang merugikan pengguna lain, pengguna bisa meminta peninjauan pada pihak WhatsApp. Permintaan peninjauan dapat dilakukan melalui dua cara. Pertama, kirim e-mail permohonan peninjauan beserta detail alasannya ke tautan yang disediakan.

BACA JUGA  Viral! Video di WhatsApp yang Bisa Buat HP Lag hingga Mati

Kedua, pengguna bisa mengetuk opsi “minta peninjauan” yang tertera di layar aplikasi WA saat akun terkena pemblokiran. Saat meminta peninjauan melalui aplikasi, pengguna akan diminta memasukkan kode pendaftaran enam digit yang dikirim melalui SMS. Setelah memasukkan kode tersebut, pengguna dapat mengirimkan permintaan untuk peninjauan dan menambahkan detail alasannya. Pihak WhatsApp akan menghubungi pengguna jika akun telah selesai ditinjau.

Demikianlah penjelasan mengenai penyebab dan cara mengatasi WA diblokir sementara. Jika pengguna mengalami masalah serupa, segeralah perbaiki dan jangan menunda-nunda. Selain itu, pastikan untuk tidak menggunakan aplikasi WA ilegal agar terhindar dari masalah ini. Semoga penjelasan ini bermanfaat bagi pengguna WhatsApp.

About the author

Admin Tekno

Admin Tekno

Berbagi Artikel Seputar Teknologi dan Lainnya

Leave a Comment